Skip to main content

Pertama Kalinya ke Dokter THT

anatomi telinga manusiaYup, sesuai judulnya, baru pertama kalinya saya pergi menemui dokter THT. Soalnya tadi pagi pas bangun tidur telinga kiri serasa full banget, tidak bisa mendengar. Untungnya yang kanan fine fine aja. Pelan-pelan saya tekan-tekan telinga kiri, perlahan mulai bisa mendengar lagi. Tapi efeknya itu, pelan-pelan juga kualitas pendengaran telinga kiri ikut mengecil.

Akhirnya saya putuskan untuk pergi ke dokter THT. Referensi dari teman-teman yang saya tanyakan, coba ke RS Permata Bunda. Ok, saya menuju ke lokasi siang ini habis Jumatan. Sampai di RS Permata Bunda, eh malah dibilang klo yang saya masukin itu khusus buat yang rawat inap, yang mau konsul ke dokter itu ada di klinik Bunda, sekitar 150 meter dari situ. Tanpa babibu, akhirnya saya pergi juga ke klinik Bunda ini yang berhadapan dengan hotel Garuda Plaza.

Pas mau masuk saya bingung, liat pintu kiri untuk klinik Rontgen, lihat ke kanan kayak tempat leha-leha gitu. Yaudah, ketimbang main nyelonong aja, saya tanya aja sama mbak-mbak yang keliatannya menggunakan seragam perawat. Ditunjukinlah jalan menuju resepsionis. Di meja resepsionis, disambut oleh sikap dingin ibu-ibu penjaganya. Pertanyaannya singkat padat jelas, pertama kali kesini? nama siapa? umur berapa? nomor telepon yang bisa dihubungi? mau ke dokter apa? Habis menjawab pertanyaan tersebut saya dipersilahkan untuk menunggu antrian ke dokter THT yang saya tuju.

Tak lama nama saya dipanggil, ketemu dokternya sudah cukup berumur. Dokternya juga lumayan sopan dan santun menghadapi saya. Dokter menanyakan dan mendengarkan keluhan saya. Kemudian saya disuruh duduk di kursi periksanya. Entah alat itu apa namanya, sepertinya pak Dokter sedang menerawang ke dalam telinga saya. Terus dia meminta bu suster untuk mengambil alat lain buat dimasukkan ke telinga saya. Awalnya khawatir juga, rasanya seperti ditiupin angin ke dalam telinga. Perlahan mulai terdengar keras suara anginnya, serasa ada yang mau di dorong masuk ke dalam. Kemudian berganti ke telinga kanan, yang ini ga ada yang didorong ke dalam. Trus pak dokter bilang sudah beres. Dan memang telinga kirinya udah mulai enakan walaupun efek dengungnya masih kerasa sih.

Dan sampai deh ke babak yang paling menentukan, PEMBAYARAN!!!! Pak dokter menulis biaya-biaya yang akan dikenakan, baru setengah jalan saya diminta untuk menunggu di luar saja. Yah namanya juga pasien, nurut nurut aja yang diperintahin dokter. Kemudian suster mengajak saya ke kasir untuk melakukan pembayaran. Kasirnya menulis kwitansi dan saya menunggu dengan cemas, takut-takut duit di dompet kurang, hehehehe kan malu ntar. Syukur alhamdulillah ternyata dikenakan biaya 200 ribu rupiah saja. Rinciannya 120 ribu rupiah untuk dokter THT, 80 ribu rupiah untuk tindakan yang dilakukan.

Kesimpulannya, perasaan kurang nyaman yang saya rasakan dari tadi pagi sudah hilang dengan harga 200 ribu rupiah. Biayanya ini tinggal claim kembali aja ke kantor, hehehehe, biar ga rugi-rugi amat. Kan ada fasilitas kantor buat kesehatan. Keliatannya bisa jadi rutin nih ke dokter THT, tobat deh main korek telinga pake cotton bud T_T

Comments

Popular posts from this blog

Keanggotaan, Keuntungan, dan Konfigurasi Umum VLAN

Keanggotaan dalam suatu  VLAN dapat dikelompokkan berdasarkan port yang digunakan, MAC address, atau tipe protokol yang digunakan. Berdasarkan Port Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang digunakan oleh VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2,  dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat Tabel 2.1 berikut ini. Tabel 2.1 VLAN berdasarkan port Port 1 2 3 4 VLAN ID 2 2 1 2 Kelemahannya adalah pengguna tidak bisa untuk berpindah-pindah. Apabila harus berpindah maka administrator  jaringan harus mengkonfigurasikan ulang. Berdasarkan MAC Address Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap  komputer yang dimiliki oleh pengguna. Switch akan mencatat semua MAC address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. Kelebihannya apabila pengguna berpindah-pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi sebagai anggota dari VLAN tersebut. Kekurangannya adalah setiap mesin harus dikonfigurasi secara m

2 HARI PERJALANAN MENGELILINGI DANAU TOBA, SUMATERA UTARA - PART 2

Oke, mari kita lanjut lagi cerita tentang 2 hari perjalanan mengeliingi Danau Toba, Sumatera Utara . Sudah capek main air di pinggir danau, makan siang pun datang menghampiri. Walaupun Cuma nasi bungkus pake lauk ikan mas gulai, rasanya begitu enak dinikmati. Mungkin karena sudah kelaparan dan kecapaean kali yah. Sembari menunggu yang lain selesai dengan makan siangnya masing-masing, yang sudah selesai makan bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan menuju tempat penginapan. Tidak terlalu jauh dari lokasi permainan air, sekitar 45 menit perjalanan sudah sampai di penginapan. Penginapannya lumayan besar dan mempunyai halaman pinggir danau Toba sendiri. Sebagian dari teman-teman masih menyambung permainan airnya yang sempat terhenti siang itu. Sore hari pun menjelma dengan munculnya warna jingga di pinggir danau. Teman-teman memanfaatkan waktu tersebut untuk merebahkan badan sebentar di kamar masing-masing. Yang anak mudanya sih masih aja punya tenaga untuk bermain bola. Namanya juga a

Pengalaman Pembuatan SKCK di Bogor

Baru tadi siang saya ngerasa pelayanan terbaik dari kepolisian tentang pembuatan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Sampai sekarang ini saya sudah 4 kali mengurus SKCK (seingat saya sih :p), tapi yang terakhir ini yang paling super super ajib. Mungkin gara-gara saya cuma perpanjang SKCK lama kali yah, makanya bisa cepat. Yang penting saya ga lama-lama di kantor polisi tadi, takut ntar malah dimasukin ke sel gara-gara tampang saya yang lumayan sangar :)). Tadi cuma butuh waktu kurang dari 30 menit buat selesaiin semua urusan SKCK, padahal dulu bisa sampe ganti hari baru dapat SKCK ini, huff. Wokeh, mungkin sekedar informasi aja buat yang belum tau, yang udah tau yah sekedar mengingatkan kembali, ini dia syarat-syarat pengurusan SKCK Pembuatan SKCK baru Surat pengantar