Loading...

Domain is Suspended

Pengalaman cukup berharga ini, baru perpanjang domain eh malah di suspend domain nya. Gara-gara tidak konfirmasi alamat email aja di tempat beli domain, hahaha

Pertolongan Pertama Jika Kena Siram Air Panas

Hari Sabtu kemarin cukup menegangkan. Yang awalnya hanyalah hal sepele berubah menjadi kecelakaan yang cukup fatal akibatnya. Air panas yang baru diangkat dari kompor buat campuran air mandi anak malah dipakai buat nyiram kaki sendiri, huhuhu. Panasnya itu loh ga nahan. Udah pengen direndam langsung di ember biar cepat dingin, tapi tidak dibolehin sama keluarga yang melihat kejadian itu. Katanya kalau disiram air dingin bakalan bikin kaki bengkak, ada gumpalan mengandung air di kulit. Jadinya nahan panas dulu sampai istri mengambilkan obatnya. Mau tau apa obatnya?

Sepertinya mungkin karena saya baru pertama kali kecelakaan seperti ini, jadinya diam aja manut sama istri. Dengan telaten istri mengolesi kaki saya dengan Tomat. Ya betul, obatnya adalah tomat saudara-saudara. Awalnya saya mikir kan tomat itu juga mengandung air, kenapa ga direndam ke air aja langsung biar lebih dingin, jadi lebih cepat gitu. Saya malah dicerewetin sama istri kalau itu nanti malah bikin saya tidak bisa pakai alas kaki.
Ngikut aja deh jadinya, disuruh sabar menunggu sampai hampir 1 jam. Panasnya kaki masih terus terasa walaupun sudah dikasih tomat. Harus dioles-oles biar dinginnya merata. Tapi apalah daya, tidak sempat 1 jam ternyata anak kesayangan menangis dan tidak ada yang sempat untuk gendongnya. Mau ga mau saya sebagai orang tua yang baik (hehehe) dengan sigap langsung menggendong tanpa memikirkan kaki yang sedang di kompres pake tomat. Alhasil setelah diam, panas di kaki terasa kembali, hahaha. Sore harinya rasa panas di kaki sudah bisa dikesampingkan walaupun kadang terasa nyeri dikit, dan kaki saya tidak ada bengkak mengandung air seperti kecelakaan air panas pada umumnya. Walaupun ada sedikit kulit yang melepuh, tapi tidak sampai semua kaki saya melepuh. Masih bisa langsung dipakai jalan-jalan kakinya.

Jadi saudara-saudara, jika terjadi kecelakaan dengan air panas, pakailah tomat untuk menyembuhkan dan mengurangi rasa panas pada bagian tubuh anda. Jika bisa pas ngerawatnya di ruangan yang dingin biar lebih cepat lagi berkurang panasnya. Jangan sampai nanti hasilnya seperti gambar di bawah ini.

Hilang setelah seminggu, akhirnya kembali

Minggu-minggu ini merupakan minggu yang cukup melelahkan. Banyak acara keluarga yang harus dipersiapkan dalam waktu singkat.  Sabtu minggu 2 minggu lalu adik resmi melepaskan masa lajang dengan menikahi pacarnya. Kehebohan di rumah tidak bisa dihindari karena persiapan yang sangat mepet dan kurangnya anggota untuk itu. Ditambah lagi kondisi cuaca yang tidak bisa dipastikan hujan atau cerah. Tapi alhamdulillah tetap bisa berjalan lancar.

Acara selanjutnya pada hari selasa nya, yaitu acara manukkir namenek alias melihat anak yang baru lahir. Walaupun anak sudah umur 2 bulan lebih, hehehe. Tiap keluarga yang datang membawa kado buat junior dan menggendong sambil mendoakannya. Siangnya semua ikut makan siang bersama dilanjut acara mangkobar dari tiap-tiap pihak yang hadir. Lumayan makan banyak waktu kalau sudah namanya mangkobar. Harus banyak-banyak sabar menunggu sampai selesai.

Jadi apaan yang hilang itu? Disinilah dimulai awal ceritanya,  saat sudah tidak ada lagi tamu yang datang, saat anggota keluarga mulai bersih-bersih ruang tengah. Salah satu handphone istri saya tidak keliatan. Sudah di telepon juga suaranya tetap tidak kendengaran suarang ringtonenya. Karena saya ingat terakhir saya masukkan di tempat tidur junior, jadi dengan yakin merasa handphone tersebut hanya terselip di suatu tempat dalam rumah. Dengan tenang saya pulang ke Medan untuk mulai kerja lagi karena masa cuti saya sudah habis. Masih merasa tidak ada yang janggal sampai kakak saya memberitahukan ke saya kalau ada yang anhkat telepon tersebut dan ngaku ada di muara tais. Disinilah kejanggalan tersebut mulai saya rasakan.

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mendatangi grapari untuk mengganti kartu telepon istri saya dengan kartu baru karena takut disalahgunakan oleh orang yang megang handphone tersebut. Ternyata nomor tersebut digunakan untuk menghubungi teman dan keluarga si pemegang tersebut dan mengaku kalau itu adalah nomor telepon dia. Hal ini lah yang membuat keberadaannya bisa kami lacak dengan menghubungi orang yang mengirimkan sms ke nomor yang baru kami ganti kartunya. Akhirnya setelah memberikan penjelasan ke orang-orang tersebut dan mereka mau memberikan informasi yang sangat membantu mencari keberadaan handphone tersebut.

Handphone yang hilang akhirnya kembali lagi walaupun sudah mengalami perubahan fisik. Flip covernya sudah dilepas, screen protector nya pecah akibat bantingan keras. Syukurnya handphone tersebut masih berfungsi normal.

Moral ceritanya adalah jangan sembarangan meletakkan barang berharga anda dimana pun walaupun itu di rumah anda. Karena terkadang bisa saja orang yang tidak kita sangka bakalan meminjam barang kita main ambil begitu saja. Buat yang mau nyolong yah pintar dikit lah, masa kartu handphone curian diakuin nomor sendiri dan dipakai buat menghubungi teman serta saudara.