Skip to main content

Posts

Assalamu'alaikum Putriku

  Selamat datang di dunia ini putri kedua kami InsyaALLAH menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan berguna bagi bangsa dan negara, terkhusus bagi agama Islam

Datang, Pergi, Indah

Datang, Saat dimana kita akan berjuang Lawan semua rasa ragu dalam hati Tegar menyongsong rintangan terdepan Pergi, Hantam semua kebimbangan Raih cahaya harapan walau setitik Demi hidup yang indah  Impian hari demi hari Indah, Segala gambaran dalam imajinasi Yang akan didekap begitu erat Tak kan terlepas sampai mati

Rintangan, Senyum, Ikhlaslah

Teruslah berlari dengan kaki kecilmu Sekalipun jatuh tetaplah kembali berdiri Lepaskan tawa dalam sedih Luluhkan semua gundah yang terperangkap Semua akan menjadi kenangan terindah Rintangan akan silih berganti menghampiri Hadapi dengan senyuman dan keikhlasan

Assalamu'alaikum Putriku

Assalamu'alaikum putriku Sungguh tak terungkapkan dengan kata Hadirmu memberi arti indah Dan cemas Hati pun campur aduk tidak menentu Putriku, engkau telah datang ke dunia ini Masa depan kami orang tuamu di kaki mungilmu Engkau salah satu penentu akhirat kami Sungguh besar dan beratnya beban ITU Yang akan engkau tanggung seumur hidupmu Jadilah engkau sebagai jalan syurga kami Perempuan yang shalehah Aamiin

Berkunjung ke Ibu Kota [lagi]

Ternyata sudah cukup lama tidak menyentuhkan kaki di ibu kota ini. Sambutan pertamanya adalah merasakan terminal 3 ultimate di bandara soeta. Lumayan luas terminalnya, serasa mirip kuala namu. Tapi masih belum selesai 100% terminalnya jadi belum terlalu rame isinya. Perjalanan dilanjutkan menuju hotel dafam teraskita di kawasan cawang. Hotelnya lumayan bagus secara fasilitas dan pelayanan, tapi kurang dari segi akses menuju lokasinya. Soalnya pas bilang ke supir taxi di sekitar cawang mereka tidak tau kalau ada hotel itu, hahaha. Ternyata hotel baru berdiri beberapa tahun lalu. Jadilah bergantung pada google maps buat penunjuk arah dan untungnya benar-benar spesifik dalam memandu perjalanan. Mungkin karena kota besar kali yah, makanya informasinya detail gitu.

Selamat Jalan Ayah

Sungguh kepergianmu begitu cepat Meninggalkan banyak kenangan dalam rasa Tawamu, senyummu, masih terngiang di telinga Tapi engkau telah meninggalkan kami semua Tenanglah engkau di alam sana Insya ALLAH kami ridha dan ikhlas dengan kepergianmu Mudah-mudahan tempat terbaik dari-Nya Semua dosamu diampuni oleh-Nya Kami anak-anakmu akan selalu mendoakanmu Terima kasih ayah untuk semuanya selama ini Engkau lah guru terbaik bagi kami semua Ilmu yang kau ajarkan akan tetap kami jalankan Lebih lama berpisah dari pada bersama Kata-katamu yang selalu kuingat tribute to: Usman Siregar 27-04-1956 ~ 24-07-2016

Qia, Malaikat Kecil

Sungguh cepat engkau meninggalkan kami Begitu penuh hati ini dengan sesak rasa Kenangan yang telah engkau ukir dalam hari Terpatri abadi dalam perjalanan kami Malaikat kecil kami yang cantik Tenang sudah engkau tinggalkan kami Senyum manismu yang engkau bagi Cukuplah buat engkau hiasi masa kami Kami semua sangat menyayangi engkau Jagalah kami semua dari atas sana Mudah-mudahan kita bisa berkumpul disana Dalam kehidupan yang abadi dari-Nya teruntuk: Hanin Shidqia, putri kami yang telah lebih dulu menghadap ALLAH SWT. 15 Januari ~ 16 Juli 2016