<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tulisanku Inspirasiku &#187; Komputer</title>
	<atom:link href="http://www.tulisanku.com/tag/komputer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tulisanku.com</link>
	<description>Semua yang kurasakan akan ku tuliskan disini.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 14:21:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Kaskus Smiley untuk Blog WordPress</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-kaskus-smiley-untuk-blog-wordpress/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-kaskus-smiley-untuk-blog-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 16:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Tadi iseng-iseng buat nyari smiley di blog ini, soalnya ga rame kalau ga ada emoticon atau smiley nya, hehehe. Awalnya sih pengen nyari yang emoticon nya yahoo!. Tapi pas searching di google, ada artikel yang bilang 8 smiley terbagus untuk blog wordpress. Dan tau apa yang saya liat? Smiley kaskus yang bejibun banyak nya itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-kaskus-smiley-untuk-blog-wordpress%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-kaskus-smiley-untuk-blog-wordpress%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="Kaskus Smiley untuk Blog Wordpress" alt=" Kaskus Smiley untuk Blog Wordpress" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Tadi iseng-iseng buat nyari smiley di blog ini, soalnya ga rame kalau ga ada emoticon atau smiley nya, hehehe. Awalnya sih pengen nyari yang emoticon nya yahoo!. Tapi pas searching di google, ada artikel yang bilang 8 smiley terbagus untuk blog wordpress. Dan tau apa yang saya liat? Smiley kaskus yang bejibun banyak nya itu ada di urutan ke 8 <img src="http://www.tulisanku.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/matabelo1.gif" style="border:none;background:none;" alt=":matabelo" title="Kaskus Smiley untuk Blog Wordpress" /> . Tanpa pikir panjang langsung saya install di blog ini <img src="http://www.tulisanku.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/jempol2.gif" style="border:none;background:none;" alt=":2thumbup" title="Kaskus Smiley untuk Blog Wordpress" /> , dan hasilnya bisa anda liat di bagian komentar nya.<img src="http://www.tulisanku.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/tambahan-kaskuser/tkp.gif" style="border:none;background:none;" alt=":tkp" title="Kaskus Smiley untuk Blog Wordpress" /> Emang sih awalnya di auto hide dulu, biar ga keliatan ramenya. Tapi kalau udah di click, banyak banget euy smiley nya.</p>
<p>Ada sedikit masalah dengan penggunaan plugin kaskus emoticons ini, yaitu membuat loading dari blog lebih lambat. Ini dikarenakan semua emoticonnya harus ikutan di load di halaman tersebut. Tapi bagi agan-agan yang sering buka kaskus dan nge cache emoticon nya, pasti ga bakalan terasa tu. Atau koneksi saya aja yah yang lemot <img src="http://www.tulisanku.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/hammer.gif" style="border:none;background:none;" alt=":hammer" title="Kaskus Smiley untuk Blog Wordpress" /></p>
<p>Sekian deh laporan saya&#8230;.. dan akhirnya senang bisa make emoticon dari bangsa sendiri <img src="http://www.tulisanku.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/I-Luv-Indonesia.gif" style="border:none;background:none;" alt=":iloveindonesia" title="Kaskus Smiley untuk Blog Wordpress" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-kaskus-smiley-untuk-blog-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keanggotaan, Keuntungan, dan Konfigurasi Umum VLAN</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-keanggotaan-keuntungan-dan-konfigurasi-umum-vlan/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-keanggotaan-keuntungan-dan-konfigurasi-umum-vlan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 04:20:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Keanggotaan dalam suatu VLAN dapat dikelompokkan berdasarkan port yang digunakan, MAC address, atau tipe protokol yang digunakan. Berdasarkan Port Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang digunakan oleh VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2, dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat Tabel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-keanggotaan-keuntungan-dan-konfigurasi-umum-vlan%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-keanggotaan-keuntungan-dan-konfigurasi-umum-vlan%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="Keanggotaan, Keuntungan, dan Konfigurasi Umum VLAN" alt=" Keanggotaan, Keuntungan, dan Konfigurasi Umum VLAN" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong>Keanggotaan</strong> dalam suatu <strong>VLAN</strong> dapat dikelompokkan berdasarkan port yang digunakan, MAC address, atau tipe protokol yang digunakan.</p>
<ul>
<li>Berdasarkan Port</li>
</ul>
<p>Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang digunakan oleh VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2, <strong>dan</strong> 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat Tabel 2.1 berikut ini.<br />
Tabel 2.1 VLAN berdasarkan port</p>
<p>Port 1 2 3 4 VLAN ID 2 2 1 2</p>
<p>Kelemahannya adalah pengguna tidak bisa untuk berpindah-pindah. Apabila harus berpindah maka administrator <strong>jaringan</strong> harus mengkonfigurasikan ulang.</p>
<ul>
<li>Berdasarkan MAC Address</li>
</ul>
<p>Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap <strong>komputer</strong> yang dimiliki oleh pengguna. Switch akan mencatat semua MAC address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. Kelebihannya apabila pengguna berpindah-pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi sebagai anggota dari VLAN tersebut. Kekurangannya adalah setiap mesin harus dikonfigurasi secara manual. Sebagai contoh bisa dilihat pada Tabel 2.2.<br />
Tabel 2.2 VLAN berdasarkan MAC Address</p>
<p>MAC Add 13251661 27238957 53666633 2444412 VLAN 2 2 1 2</p>
<ul>
<li>Berdasarkan Protokol</li>
</ul>
<p>Keanggotaan VLAN bisa berdasarkan protokol yang digunakan. Tabel 2.3 memperlihatkan VLAN berdasarkan IP atau IPX.</p>
<p>Tabel 2.3 VLAN berdasarkan protokol</p>
<p>Protokol IP IPX VLAN 1 2</p>
<ul>
<li>Berdasarkan Subnet IP</li>
</ul>
<p>Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi suatu VLAN. Tabel 2.4 menunjukkan pembagian VLAN berdasarkan subnet IP.</p>
<p>IP Subnet 192.168.20.xxx 192.168.128.xxx VLAN 1 2</p>
<p><strong>Konfigurasi</strong> ini tidak berhubungan dengan routing pada jaringan dan juga tidak mempermasalahkan fungsi router. IP address digunakan untuk memetakan keanggotaan VLAN. Keuntungannya adalah seorang pengguna tidak perlu mengkonfigurasikan ulang alamatnya di jaringan apabila berpindah tempat. Karena bekerja di layer yang lebih tinggi maka akan sedikit lebih lambat untuk meneruskan paket dibandingkan dengan menggunakan MAC address.</p>
<ul>
<li>Berdasarkan Aplikasi dan Kombinasi Lain</li>
</ul>
<p>Sangat dimungkinkan untuk menentukan suatu VLAN berdasarkan aplikasi yang dijalankan atau kombinasi dari semua tipe di atas untuk diterapkan pada suatu jaringan. Misalkan: aplikasi FTP (File Transfer Protocol) hanya bisa digunakan oleh VLAN 1 dan Telnet hanya bisa digunakan pada VLAN 2.</p>
<p><strong><strong>Keuntungan</strong> VLAN</strong></p>
<p>VLAN memberikan keuntungan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Segmentasi broadcast domain untuk meningkatkan ketersediaan bandwidth.</li>
<li>Keamanan tambahan dengan cara mengisolasi pengguna dengan teknologi bridge.</li>
<li>Fleksibilitas jaringan berdasarkan fungsional daripada penempatan secara fisik.</li>
<li>Pengaturan arus lalu lintas data yang lebih baik untuk menghindari broadcast domain strom yang sangat mengganggu.</li>
</ul>
<p><strong>Konfigurasi <strong>Umum</strong> untuk VLAN</strong></p>
<p>Langkah-langkah untuk membuat VLAN dapat dilihat seperti di bawah ini.</p>
<ul>
<li>Masuk ke dalam konfigurasi untuk VLAN</li>
<p>Switch#vlan database</p>
<li>Inisialisasi VLAN</li>
<p>Switch(vlan)#vlan vlan_id name nama_vlan</p>
<li>Menyimpan konfigurasi VLAN</li>
<p>Switch(vlan)#exit</p>
<li>Menentukan port dan mode port yang akan masuk ke dalam VLAN.</li>
<p>Switch# configure terminal<br />
Switch(config)#interface fastethernet 0/x<br />
Switch(config-if)#switchport mode trunk | access<br />
Switch(config-if)#switchport trunk encapsulation dot1q<br />
Switch(config-if)#switchport mode access<br />
Switch(config-if)#switchport access vlan vlan_id<br />
Mode trunk dipilih apabila port tersebut ingin digunakan untuk meneruskan informasi-informasi dari VLAN yang dimiliki sebuah switch. Mode access dipilih apabila port tersebut termasuk dalam anggota dari sebuah VLAN.</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-keanggotaan-keuntungan-dan-konfigurasi-umum-vlan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MPTP : Pengenalan Pembicara dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pengenalan-pembicara-dengan-jaringan-syaraf-tiruan-backpropagation/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pengenalan-pembicara-dengan-jaringan-syaraf-tiruan-backpropagation/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 06:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Judul Pustaka Pengenalan Pembicara dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Hasil Karya Baskoro Aktianto (G06499043) Source Link Masalah pada pengenalan pembicara adalah identifikasi dan verifikasi pembicaranya yang merupakan permasalahan non algorithmic. Permasalahan dengan sifat tersebut dapat didekati dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan. Jaringan Syaraf Tiruan (JST) atau artificial neural network (ANN) adalah adalah jaringan dari sekelompok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-pengenalan-pembicara-dengan-jaringan-syaraf-tiruan-backpropagation%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-pengenalan-pembicara-dengan-jaringan-syaraf-tiruan-backpropagation%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="MPTP : Pengenalan Pembicara dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation" alt=" MPTP : Pengenalan Pembicara dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Judul Pustaka</p>
<p>Pengenalan Pembicara dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation</p>
<p>Hasil Karya<br />
<a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/browse?type=author&#038;value=Aktianto%2C+Baskoro">Baskoro Aktianto</a> (G06499043)<br />
<a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/2266"><br />
Source Link</a></p>
<p>Masalah pada pengenalan pembicara adalah identifikasi dan verifikasi pembicaranya yang merupakan permasalahan <em>non algorithmic</em>. Permasalahan dengan sifat tersebut dapat didekati dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan. </p>
<p>Jaringan Syaraf Tiruan (JST) atau <em>artificial neural network (ANN)</em> adalah adalah jaringan  dari sekelompok unit pemroses kecil yang dimodelkan berdasarkan jaringan saraf manusia. JST merupakan sistem adaptif yang dapat merubah strukturnya untuk memecahkan masalah berdasarkan informasi eksternal maupun internal yang mengalir melalui jaringan tersebut. </p>
<p>Hecht-Nielsend  (1988) mendefinisikan sistem saraf buatan sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>&#8220;Suatu neural network (NN), adalah suatu struktur pemroses informasi yang terdistribusi dan bekerja secara paralel, yang terdiri atas elemen pemroses (yang memiliki memori lokal dan beroperasi dengan informasi lokal) yang diinterkoneksi bersama dengan alur sinyal searah yang disebut koneksi. Setiap elemen pemroses memiliki koneksi keluaran tunggal yang bercabang (fan out) ke sejumlah koneksi kolateral yang diinginkan (setiap koneksi membawa sinyal yang sama dari keluaran elemen pemroses tersebut). Keluaran dari elemen pemroses tersebut dapat merupakan sebarang jenis persamaan matematis yang diinginkan. Seluruh proses yang berlangsung pada setiap elemen pemroses harus benar-benar dilakukan secara lokal, yaitu keluaran hanya bergantung pada nilai masukan pada saat itu yang diperoleh melalui koneksi dan nilai yang tersimpan dalam memori lokal&#8221;.</p></blockquote>
<p>JST <em>Backpropagation</em> merupakan JST yang menggunakan pembelajaran terbimbing (<em>Supervised Learning</em>), yaitu adanya pasangan data input dan output untuk menghitung bobotnya. Pada JST <em>Backpropagation</em> terdapat 3 buah layer, yaitu layer input, layer tersembunyi, dan layer output.</p>
<p>Pada prosesnya, dibutuhkan fitur-fitur yang menjadi input untuk JST tersebut. Suara diproses terlebih dahulu untuk dengan pengubahan data analog menjadi digital melalui feature extraction. Proses berikutnya adalah pemilihan feature yang akan digunakan sebagai input. Proses terakhir adalah pengambilan keputusan untuk menentukan pembicara didasarkan pada kedekatan/kemiripan suara.</p>
<p>Sistem yang dibangun pada penelitian ini memberikan hasil yang bagus dengan tingkat generalisasi tertinggi sebesar 92.3077% dan melakukan verifikasi pembicara dengan nilai <em>equal error rate</em> sebesar 6.5657%.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pengenalan-pembicara-dengan-jaringan-syaraf-tiruan-backpropagation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MPTP : Algoritme Segmented Dynamic Time Warping pada Pencarian Audio</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-algoritme-segmented-dynamic-time-warping-pada-pencarian-audio/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-algoritme-segmented-dynamic-time-warping-pada-pencarian-audio/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 06:15:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Judul Pustaka Algoritme Segmented Dynamic Time Warping pada Pencarian Audio Hasil Karya Agus Pudjijono (G06499030) Source Link Skripsi ini adalah sebuah proyek temu kembali informasi pada file audio. Ide dasarnya adalah mencari sebuah lagu berdasarkan isi dari lagu tersebut. Pada umumnya sistem yang ada sekarang ini mencari sebuah lagu itu hanya didasarkan pada text yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-algoritme-segmented-dynamic-time-warping-pada-pencarian-audio%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-algoritme-segmented-dynamic-time-warping-pada-pencarian-audio%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="MPTP : Algoritme Segmented Dynamic Time Warping pada Pencarian Audio" alt=" MPTP : Algoritme Segmented Dynamic Time Warping pada Pencarian Audio" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Judul Pustaka</p>
<p>Algoritme Segmented Dynamic Time Warping pada Pencarian Audio</p>
<p>Hasil Karya<br />
<a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/browse?type=author&#038;value=Pudjijono,%20Agus">Agus Pudjijono</a> (G06499030)</p>
<p><a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/1955">Source Link</a></p>
<p>Skripsi ini adalah sebuah proyek temu kembali informasi pada file audio. Ide dasarnya adalah mencari sebuah lagu berdasarkan isi dari lagu tersebut. Pada umumnya sistem yang ada sekarang ini mencari sebuah lagu itu hanya didasarkan pada text yang berhubungan dengan lagu tersebut, misalnya penyanyi, judul lagu, dan nama band.</p>
<blockquote><p>Dynamic time warping is an algorithm for measuring similarity between two sequences which may vary in time or speed. For instance, similarities in walking patterns would be detected, even if in one video the person was walking slowly and if in another he or she were walking more quickly, or even if there were accelerations and decelerations during the course of one observation. DTW has been applied to video, audio, and graphics — indeed, any data which can be turned into a linear representation can be analyzed with DTW. A well known application has been automatic speech recognition, to cope with different speaking speeds. (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dynamic_time_warping">wikipedia</a>)</p></blockquote>
<p>Dalam pengertian bebas, <em>Dynamic time warping</em> adalah algoritma untuk mengukur kesamaan antara 2 urutan pada waktu dan kecepatan beragam. Algoritma ini memiliki kekurangan, yaitu waktu eksekusi yang lama. Oleh karena itu digunakan <em>Segmented Dynamic time warping</em> yang mempunyai kecepatan eksekusi yang lebih bagus dari DTW.</p>
<p>Dari penelitian tersebut dibuktikan bahwa pencarian file audio menggunakan algoritma SDTW memiliki kecepatan yang lebih baik dari pada DTW, 1 : 29. Untuk keakuratan pencarian didapatkan akurasi sebesar 60% dari 15 kali percobaan yang dilakukan. Untuk penelitian berikutnya mungkin bisa dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat dan keakuratan yang lebih baik lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-algoritme-segmented-dynamic-time-warping-pada-pencarian-audio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perpanjang Domain</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-perpanjang-domain/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-perpanjang-domain/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 09:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama ga buka email, ternyata ada notice dari domain hosting. Ini nih isi nya Dear rahim rasyid (none), The domain name listed below will expire in 15 days. tulisanku.com &#8211; 12/05/2009 To ensure the domain does not expire, you should renew it now. You can do this from the domains management section of our client [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-perpanjang-domain%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-perpanjang-domain%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="Perpanjang Domain" alt=" Perpanjang Domain" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Udah lama ga buka email, ternyata ada notice dari domain hosting. Ini nih isi nya</p>
<p>Dear rahim rasyid (none),</p>
<p>The domain name listed below will expire in 15 days.</p>
<p>tulisanku.com &#8211; 12/05/2009</p>
<p>To ensure the domain does not expire, you should renew it now. You can do this from the domains management section of our client area here: http://membermanager.info</p>
<p>Should you allow the domain to expire, you will be able to renew it for up to 30 days after the renewal date. During this time, the domain will not be accessible so any web site or email services associated with it will stop working.</p>
<p>Best Regards,<br />
RedWhite Solutions<br />
Wow, kaget juga awal nya pas baca. Kenapa kaget? Yah iya lah, notice nya datang pas ga ada duit di kantong ataupun di bank. Bingung mau bayar nya gimana ntar. Akhirnya ingat ada sedikit duit di account paypal. Dan untungnya domain hosting itu ngedukung pembayaran make paypal.</p>
<p>Nah, habis bayar pakai paypal, langsung saya konfirmasikan ke CS nya domain hosting tersebut, nunggu 15 menit, langsung deh di <strong>perpanjang</strong> 1 tahun lagi. Akhirnya domain ini ga jadi di hapus.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-perpanjang-domain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MPTP : Pengembangan Prototipe Sistem Autentikasi dan Pendistribusian Kunci Berbasiskan Protokol Kerberos dalam Lingkungan Client-Server</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pengembangan-prototipe-sistem-autentikasi-dan-pendistribusian-kunci-berbasiskan-protokol-kerberos-dalam-lingkungan-client-server/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pengembangan-prototipe-sistem-autentikasi-dan-pendistribusian-kunci-berbasiskan-protokol-kerberos-dalam-lingkungan-client-server/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 02:47:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Judul Pustaka Pengembangan Prototipe Sistem Autentikasi dan Pendistribusian Kunci Berbasiskan Protokol Kerberos dalam Lingkungan Client-Server Hasil Karya Hendra Rahmawan (G06400007) Source Link Pustaka ini diambil dari link di atas yang merupakan kumpulan dokumentasi Institut Pertanian Bogor ( Bogor Agricultural University ). Dokumen tersebut adalah hasil karya Hendra Rahmawan, mahasiswa ILKOM yang lulus pada tahun 2004. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-pengembangan-prototipe-sistem-autentikasi-dan-pendistribusian-kunci-berbasiskan-protokol-kerberos-dalam-lingkungan-client-server%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-pengembangan-prototipe-sistem-autentikasi-dan-pendistribusian-kunci-berbasiskan-protokol-kerberos-dalam-lingkungan-client-server%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="MPTP : Pengembangan Prototipe Sistem Autentikasi dan Pendistribusian Kunci Berbasiskan Protokol Kerberos dalam Lingkungan Client Server" alt=" MPTP : Pengembangan Prototipe Sistem Autentikasi dan Pendistribusian Kunci Berbasiskan Protokol Kerberos dalam Lingkungan Client Server" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Judul Pustaka</p>
<p>Pengembangan Prototipe Sistem Autentikasi dan Pendistribusian Kunci Berbasiskan Protokol Kerberos dalam Lingkungan <em>Client-Server</em></p>
<p>Hasil Karya<br />
<a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/browse?type=author&amp;value=Rahmawan%2C+Hendra">Hendra Rahmawan (G06400007)</a></p>
<p><a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/2216">Source Link</a></p>
<p>Pustaka ini diambil dari link di atas yang merupakan kumpulan dokumentasi Institut Pertanian Bogor ( Bogor Agricultural University ). Dokumen tersebut adalah hasil karya Hendra Rahmawan, mahasiswa ILKOM yang lulus pada tahun 2004.</p>
<p><em>Client-server </em>adalah sebuah arsitektur jaringan yang memisahkan antara sisi client ( yang berbentuk aplikasi secara umum ) dengan server yang memberikan layanan. Arsitektur ini makin banyak digunakan untuk komunikasi data dengan jarak yang lumayan jauh. Dibutuhkan suatu sistem keamanan yang menjamin bahwa client yang menghubungi server adalah benar-benar client yang berhak.</p>
<p>Autentikasi adalah pembuktian yang kuat tentang identitas dari suatu entitas. Entitas yang dimaksud adalah unsur-unsur yan menjadi komponen dalam suatu transaksi informasi. Biasanya autentikasi itu menggunakan kombinasi antara username dan password atau menggunakan pengenal lainnya yang disetujui oleh kedua belah pihak.</p>
<p>Karya ilmiah di atas membahas tentang proses autentikasi user yang ingin menggunakan resource dari server yang ada. Proses autentikasi ini digunakan untuk menjaga keamanan dari server aplikasi. Lingkungan <em>client-server </em>yang kompleks akan membuat proses autentikasi menjadi sulit untuk dilakukan dan akan memberatkan kinerja server. Maka proses autentikasi ini dipisahkan dari server aplikasi menggunakan protokol Kerberos. Dengan pemisahan proses autentikasi dengan aplikasi server, diharapkan server bisa lebih baik menangani permintaan client terhadap aplikasi yang dijalankannya.</p>
<p>Pengiriman data melalui jaringan publik (internet) tidaklah aman. Banyak terjadi serangan-serangan terhadap pengiriman data/pesan dari client ke server atau sebaliknya. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan sesuatu yang berharga menurut penyerang tersebut, seperti mendapatkan hak akses root ke server dan pasangan username dan password. Maka dalam proses autentikasi, data/pesan yang ingin dikirimkan dienkripsi terlebih dahulu untuk menyembunyikan data/pesan tersebut.</p>
<p>Protokol kerberos merupakan salah satu protokol autentikasi yang memanfaatkan perangkat-perangkat kriptografik yang di dalamnya menyediakan server autentikasi terpusat untuk melakukan autentikasi dan pendistribusian kunci. Prototipe sistem ini dibangun didasarkan pada protokol kerberos versi 4 menggunakan visual basic. Dari hasil yang terlihat sistem ini bisa melakukan tugas yang diharapkan.</p>
<p>Hasil analisis yang dilakukan oleh penulis menyatakan masih ada kekurangan-kekurangan pada sistem maupun pada protokol tersebut yang butuh pengembangan lebih lanjut. Kesempatan untuk pengembangan sistem ini masih terbuka lebar untuk peneliti yang memiliki minat ke arah keamanan jaringan dan kriptografi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pengembangan-prototipe-sistem-autentikasi-dan-pendistribusian-kunci-berbasiskan-protokol-kerberos-dalam-lingkungan-client-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MPTP : Analisis Algoritme dan Waktu Enkripsi Versus Dekripsi pada Advanced Encryption Standard (AES)</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-analisis-algoritme-dan-waktu-enkripsi-versus-dekripsi-pada-advanced-encryption-standard-aes/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-analisis-algoritme-dan-waktu-enkripsi-versus-dekripsi-pada-advanced-encryption-standard-aes/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 02:53:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Judul Pustaka Analisis Algoritme dan Waktu Enkripsi Versus Dekripsi pada Advanced Encryption Standard (AES) Hasil Karya Endang Purnama Giri(G06400030) Source Link Advanced Encryption System ( AES ) merupakan suatu algoritma enkripsi yang banyak diterapkan saat ini. AES sendiri adalah pengembangan lebih lanjut dari DES. Hal ini terjadi karena algoritma DES sudah bisa dipecahkan menggunakan komputer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-analisis-algoritme-dan-waktu-enkripsi-versus-dekripsi-pada-advanced-encryption-standard-aes%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-analisis-algoritme-dan-waktu-enkripsi-versus-dekripsi-pada-advanced-encryption-standard-aes%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="MPTP : Analisis Algoritme dan Waktu Enkripsi Versus Dekripsi pada Advanced Encryption Standard (AES)" alt=" MPTP : Analisis Algoritme dan Waktu Enkripsi Versus Dekripsi pada Advanced Encryption Standard (AES)" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Judul Pustaka</p>
<p>Analisis Algoritme dan Waktu Enkripsi Versus Dekripsi pada Advanced Encryption Standard (AES)</p>
<p>Hasil Karya<br />
<a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/browse?type=author&amp;value=Giri%2C+Endang+Purnama">Endang Purnama Giri(G06400030)</a></p>
<p><a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/2400">Source Link</a></p>
<p><em>Advanced Encryption System</em> ( AES ) merupakan suatu algoritma enkripsi yang banyak diterapkan saat ini. AES sendiri adalah pengembangan lebih lanjut dari DES. Hal ini terjadi karena algoritma DES sudah bisa dipecahkan menggunakan komputer yang ada saat ini. AES menggunakan kunci simetrik dalam melakukan proses enkripsi dan dekripsi.</p>
<p>AES dibagi menjadi 3, yaitu AES-128, AES-192, dan AES-256. Angka yang ada pada belakang AES ini menunjukkan panjang bit ciphertext yang dihasilkan per bloknya. Semakin panjang bit yang digunakan untuk melakukan enkripsi, maka semakin tinggi tingkat keamanannya. Hal ini berbanding terbalik dengan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses enkripsi. </p>
<p>Kemiripan dari AES dan DES adalah kedua-duanya menggunakan kunci simetrik. Algoritma yang menggunakan kunci simetrik harus merahasiakan kunci enkripsi dan kunci dekripsinya agar menjamin keamanan pengiriman data/pesan. Apabila kunci tersebut didapatkan oleh pihak luar, maka algoritma ini harus diganti total dengan yang baru. Hal ini terjadi karena dengan memiliki kunci tersebut untuk mengubah pesan biasa menjadi chipertext atau sebaliknya akan sangat mudah.</p>
<p>AES memiliki waktu enkripsi yang lebih cepat dari proses dekripsinya. Hal ini terjadi akibat proses invers memiliki efisiensi yang rendah dan menyebabkan dekripsi AES lebih lambat. Dengan analisis algoritma AES memiliki kompleksitas O(n) untuk enkripsi dan dekripsi pesan. Sedangkan melalui analisis hasil uji yang berdasarkan segi efisiensi, proses enkripsi tidak sama dengan proses dekripsinya.</p>
<p>Pada karya ilmiah di atas membahas tentang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi menggunakan matlab. Kesimpulan yang didapat adalah AES bukan algoritma dengan struktur jaringan feistel seperti pada DES.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-analisis-algoritme-dan-waktu-enkripsi-versus-dekripsi-pada-advanced-encryption-standard-aes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MPTP : Pembangunan Sistem Informasi Tingkat Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi (Studi Kasus di Tanaman Nasional Way Kambas)</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pembangunan-sistem-informasi-tingkat-keanekaragaman-tumbuhan-vegetasi-studi-kasus-di-tanaman-nasional-way-kambas/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pembangunan-sistem-informasi-tingkat-keanekaragaman-tumbuhan-vegetasi-studi-kasus-di-tanaman-nasional-way-kambas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 02:46:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Judul Pustaka Pembangunan Sistem Informasi Tingkat Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi (Studi Kasus di Tanaman Nasional Way Kambas) Hasil Karya Dhyana Nur (G06400026) Source Link Sistem Informasi Tingkat Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi ini adalah hasil penelitian dari Dhyana Nur, mahasiswa ILKOM IPB. Penelitian dilakukan di Taman Nasional Way Kambas. Sistem ini dikembangkan dengan metode Siklus Hidup Sistem ( [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-pembangunan-sistem-informasi-tingkat-keanekaragaman-tumbuhan-vegetasi-studi-kasus-di-tanaman-nasional-way-kambas%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-mptp-pembangunan-sistem-informasi-tingkat-keanekaragaman-tumbuhan-vegetasi-studi-kasus-di-tanaman-nasional-way-kambas%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="MPTP : Pembangunan Sistem Informasi Tingkat Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi (Studi Kasus di Tanaman Nasional Way Kambas)" alt=" MPTP : Pembangunan Sistem Informasi Tingkat Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi (Studi Kasus di Tanaman Nasional Way Kambas)" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Judul Pustaka</p>
<p>Pembangunan Sistem Informasi Tingkat Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi (Studi Kasus di Tanaman Nasional Way Kambas)</p>
<p>Hasil Karya<br />
<a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/browse?type=author&amp;value=Nur%2C+Dhyana">Dhyana Nur (G06400026)</a></p>
<p><a href="http://iirc.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/2363">Source Link</a></p>
<p>Sistem Informasi Tingkat Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi ini adalah hasil penelitian dari Dhyana Nur, mahasiswa ILKOM IPB. Penelitian dilakukan di Taman Nasional Way Kambas. Sistem ini dikembangkan dengan metode Siklus Hidup Sistem ( <em>System Life Cycle / </em>SLC ). Sistem ini dibuat untuk mengelola semua data vegetasi yang ada di Way Kambas.</p>
<p>Dilihat dari tujuan pembuatan sistem, sistem yang dikembangkan oleh penulis ini adalah untuk mengubah pencatatan dari konvensional menjadi pencatatan menggunakan komputer. Hal ini akan sangat memudahkan pengguna yang membutuhkan data penyebaran vegetasi yang ada. Sebelum menerapkan pencatatan data dengan komputer, pencarian data akan suatu vegetasi akan memakan waktu yang relatif lama. Inilah masalah yang diangkat oleh penulis dalam skripsinya.</p>
<p>Sistem yang dikembangkan ini memiliki 3 fungsi utama, yaitu fungsi input data, fungsi hasil keluaran ( output ), dan fungsi pencarian data. Fungsi input data digunakan untuk memasukkan karakteristik dari vegetasi yang ingin dikelompokkan. Fungsi hasil keluaran ini disimpan pada database yang telah disiapkan dan menampilkannya kepada pengguna. Fungsi pencarian data untuk mencari lokasi vegetasi pada daerah tersebut.</p>
<p>Sistem diuji dengan metode <em>black-box</em>. Metode <em>black-box</em> adalah pengujian sebuah sistem yang dianggap sebagai <em>&#8220;black-box&#8221;</em> pada pesawat terbang dimana kita tidak perlu mengetahui struktur yang ada di dalam sistem tersebut. Pengujian ini dilakukan dengan cara memberikan input kepada sistem dan memperhatikan output yang dihasilkan apakah sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. Hasil yang didapatkan adalah sistem bekerja dengan baik dan siap untuk digunakan.</p>
<p>Terlihat dari fungsi yang ada pada sistem, proses pengelompokan vegetasi ini masih belum menggunakan kecerdasan buatan. Dalam pengelompokannya masih memperhatikan kemiripan dari input yang ada tanpa memperhatikan bobot dari tiap karakteristik yang ada. Hal ini akan menyebabkan pengelompokan vegetasi kurang akurat.</p>
<p>Saran buat penelitian berikutnya adalah menggabungkan sistem ini dengan sistem kecerdasan buatan atau dengan SIG. Jika sistem ini digabungkan dengan kecerdasan buatan, diharapkan sistem akan dapat melakukan klasifikasi langsung berdasarkan input yang ada. Sedangkan gabungan dengan SIG akan dapat memberikan gambaran penyebaran sebuah vegetasi pada daerah langsung dengan peta daerah tersebut. Hal ini akan sangat membantu bagi pengguna sistem untuk memanajemen data yang ada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-mptp-pembangunan-sistem-informasi-tingkat-keanekaragaman-tumbuhan-vegetasi-studi-kasus-di-tanaman-nasional-way-kambas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Search Engine Optimizer ( SEO )</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-tentang-search-engine-optimizer-seo/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-tentang-search-engine-optimizer-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 02:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Semakin banyaknya informasi yang bisa didapatkan dari internet membuat para webmaster berlomba-lomba untuk menjadi posisi paling atas dalam search engine untuk beberapa keyword yang dimaksud. Hal ini lumrah terjadi karena pengguna internet biasanya menggunakan search engine sebagai awal untuk mencari informasi tersebut. Dengan adanya persaingan dalam posisi suatu web/blog di search engine untuk suatu keyword [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-tentang-search-engine-optimizer-seo%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-tentang-search-engine-optimizer-seo%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="Tentang Search Engine Optimizer ( SEO )" alt=" Tentang Search Engine Optimizer ( SEO )" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Semakin banyaknya informasi yang bisa didapatkan dari internet membuat para webmaster berlomba-lomba untuk menjadi posisi paling atas dalam search engine untuk beberapa keyword yang dimaksud. Hal ini lumrah terjadi karena pengguna internet biasanya menggunakan search engine sebagai awal untuk mencari informasi tersebut. Dengan adanya persaingan dalam posisi suatu web/blog di search engine untuk suatu keyword tertentu membuat berkembangnya teknik yang disebut dengan <strong>Search Engine Optimizer</strong> (<strong>SEO</strong>).</p>
<p style="text-align: justify;">Sangat banyak sekali teknik Search Engine Optimizer yang bermunculan, mulai dengan memasang meta tag untuk keyword yang diinginkan, mencari backlink sebanyak-banyaknya, dan banyak lagi. Secara garis beras, teknik Search Engine Optimizer itu sendiri ada 2 jenis, yaitu <em>SEO black hat</em> dan <em>SEO white hat</em>. SEO black hat biasanya diidentikkan dengan teknik yang “jahat” atau tidak baik. Ini dikarenakan para webmaster mencoba untuk menguasai sebuah keyword tetapi dengan artikel atau post yang tidak relevan dengan keyword tersebut. Sedangkan unutk SEO white hat, para web master mencoba untuk membuat artikel atau post sebaik mungkin dan unik agar berbeda dengan yang lain yang membuat artikel atau post tersebut mempunyai nilai tersendiri di robot search engine.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua teknik Search Engine Optimizer diatas bisa diterapkan dengan berbagai cara. Banyak sekali artikel-artikel&nbsp; atau pun postingan blog yang membahas bagaimana cara yang baik untuk mendapatkan posisi teratas di search engine. Untuk saya pribadi ada beberapa teknik yang saya gunakan, yaitu :</p>
<ol>
<li>Berusaha membuat artikel atau post yang seunik mungkin dengan menggunakan <span id="more-606"></span>kata-kata sendiri. Bukan tidak boleh melakukan copas dari situs tetangga, tapi hal tersebut tidak baik dan hanya bersifat sementara. Kalau memang “terpaksa” copas, diusahakan untuk diberikan beberapa modifikasi agar membedakan dengan artikel atau post aslinya.</li>
<li>Mencari backlink yang relevan dengan postingan yang ada. Untuk backlink dari situs sendiri saya menggunakan plugin yang sudah ada, Related Post ( YARP ). Untuk backlink dari situs tetangga, mencari web atau blog yang mempunyai topik serupa. Disini bisa dilakukan teknik SEO black hat dan SEO white hat. Dengan SEO black hat, kita secara brutal mencari backlink dari berbagai situs baik itu relevan dengan postingan kita atau tidak. Berbeda dengan SEO white hat, kita secara alami mencari artikel atau posting dari situs tetangga yang relevan.</li>
<li>Memberikan penekanan-penekanan terhadap isi tulisan kita. Hal ini terlihat dari adanya suatu kata atau phrase yang dicetak tebal atau miring.</li>
<li>Jika postingan kita menggunakan gambar, maka jangan lupa untuk memberikan title dan alt dari gambar tersebut yang relevan dengan judul postingan.</li>
<li>Memberikan tag post yang sesuai dengan judul dan topik. Seperti postingan ini, saya memberikan tag “search engine optimizer” dan “SEO”.</li>
<li>Berdoalah agar pengguna internet mampir ke situs anda, hehehehe.</li>
</ol>
<p>Mungkin itu saja teknik SEO yang saya gunakan untuk situs ini. Masih banyak sekali teknik-teknik yang ada dan bisa dieksplorasi sendiri oleh webmaster. Silahkan mencoba dan mencoba sampai anda menemukan teknik yang benar-benar cocok dengan anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-tentang-search-engine-optimizer-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IP address v 4 (IPv4) untuk pemula</title>
		<link>http://www.tulisanku.com/artikel-ip-address-v-4-ipv4-untuk-pemula/</link>
		<comments>http://www.tulisanku.com/artikel-ip-address-v-4-ipv4-untuk-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 06:53:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tulisanku.com/?p=517</guid>
		<description><![CDATA[IPv4 adalah salah satu cara pemberian alamat kepada perangkat yang terhubung dengan jaringan. Dengan menggunakan sebuah alamat, atau yang sering disebut dengan IP address, sebuah perangkat baik itu komputer, printer, router, dan lainnya bisa dijangkau dari jaringan. IPv4 terbagi dalam beberapa kelas, yaitu : kelas A = 1-127 kelas B = 128-191 kelas C = 192-223 kelas D [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-ip-address-v-4-ipv4-untuk-pemula%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.tulisanku.com%2Fartikel-ip-address-v-4-ipv4-untuk-pemula%2F&amp;source=ra7d_si2gar&amp;style=normal" height="61" width="50" title="IP address v 4 (IPv4) untuk pemula" alt=" IP address v 4 (IPv4) untuk pemula" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong>IPv4</strong> adalah salah satu cara pemberian alamat kepada perangkat yang terhubung dengan <strong>jaringan</strong>. Dengan menggunakan sebuah alamat, atau yang sering disebut dengan IP <strong>address</strong>, sebuah perangkat baik itu <strong>komputer</strong>, printer, router, dan lainnya bisa dijangkau dari jaringan. IPv4 terbagi dalam beberapa kelas, yaitu :<br />
kelas A = 1-127<br />
kelas B = 128-191<br />
kelas C = 192-223<br />
kelas D = 224-239<br />
kelas E = 240-255<br />
yang umum digunakan adalah kelas A, B, dan C. <strong>untuk</strong> kelas D dan E disediakan untuk multicast dan percobaan atau penelitian. ada beberapa IP address yang diberi sifat khusus yaitu 127.0.0.1 yang berfungsi sebagai loop back ke perangkat itu sendiri. Ada juga yang disebut dengan IP address private, yang ada pada tiap kelas, yaitu :<br />
kelas A = 10.0.0.0 – 10.255.255.255.255/8<br />
kelas B = 172.16.0.0 – 172.31.255.255/16<br />
kelas C = 192.168.0.0 – 192.168.255.255/24<br />
angka yang berada dibelakang ‘/’ itu menentukan banyaknya bit yang digunakan sebagai bit network yang akan menentukan alamat subnetmask. jika kita sudah bicara tentang subnetmask, akan lebih mudah mencarinya dalam bentuk biner dibandingkan dalam bentuk desimal.<br />
Sebenarnya, IP address itu terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi 4 oktet yang dipisahkan dengan titik. dibawah ini adalah representasi dari tiap kelas dalam bentuk biner<br />
kelas A = 0xxxxxxx.zzzzzzzz.zzzzzzzz.zzzzzzzz<br />
kelas B = 10xxxxxx.xxxxxxxx.zzzzzzzz.zzzzzzzz<br />
kelas C = 110xxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.zzzzzzzz<br />
x melambangkan bit network dan z melambangkan bit host.</p>
<p>beberapa hal yang bisa dicari dengan menggunakan bit network dan bit host</p>
<ol>
<li>mencari subnetmask</li>
<p>dengan mengetahui berapa banyak bit network yang ada, kita bisa mengetahui subnetmask dari IP address tersebut. cara mendapatkan subnetmask adalah dengan memberikan nilai 1 kepada bit network dan memberikan nilai 0 pada bit host. misalkan bit network diketahui sebanyak 16 bit, maka subnetmasknya adalah<br />
11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0 ( diubah kedalam bentuk desimal )</p>
<li>mencari network address</li>
<p>hampir sama dengan mencari subnetmask, disini kita membiarkan bit network seperti apa adanya dan semua bit host diberikan nilai 0. misalkan kita punya IP address 192.168.142.60/27. kita ingin mengetahui IP tersebut ada di jaringan yang mana. Caranya adalah sebagai berikut<br />
ubah IP menjadi bentuk biner<br />
192.168.142.00111100<br />
kita tau bahwa tiap oktet itu terdiri dari 8 bit, jadi untuk 3 oktet pertama tidak perlu diubah menjadi bentuk binernya karena hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga anda <img src="http://www.tulisanku.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/6.gif" style="border:none;background:none;" alt=":p" title="IP address v 4 (IPv4) untuk pemula" />. keseluruhan IP address itu terdiri dari 32 bit yang terbentuk dari bit host dan bit network. pada alamat diatas telah diberitahukan bahwa bit network ada sebanyak 27 bit (dilihat dari /27), maka bit host nya adalah 32-27 = 5. jadi 5 bit terakhir akan kita ubah menjadi 0 seperti berikut<br />
192.168.142.00100000 = 192.168.142.32 (ini adalah network address yang dicari)<br />
ternyata 192.168.142.60/27 berada pada jaringan 192.168.142.32</p>
<li>mencari broadcast addres</li>
<p>untuk mencari broadcast address, kita melakukan hal terbalik pada saat mencari network address. pada pencarian network address, semua bit host nya dibuat menjadi 0, maka pada pencarian broadcast address ini semua bit host nya dibuat menjadi 1. kita pakai contoh pada pencarian network address diatas<br />
192.168.142.00111111 = 192.168.142.63 (ini adalah broadcast address yang dicari)</ol>
<p>tulisan berikutnya akan membahas tentang subneting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tulisanku.com/artikel-ip-address-v-4-ipv4-untuk-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
