Archive for May, 2009

Protokol Pendukung VoIP

By penulis, May 31, 2009

Protokol-protokol yang menjadi penunjang untuk jaringan VoIP adalah :

  • Protokol TCP/IPTCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol)
  • merupakan sebuah protokol yang digunakan pada jaringan Internet. Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP dan IP.

  • Application layer
  • Fungsi utama lapisan ini adalah pemindahan file. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan suatu sistem pengendalian untuk menangatasi adanya ketidak cocokan sistem file yang berbeda beda. Protokol ini berhubungan dengan aplikasi. Salah satu contoh aplikasi yang telah dikenal misalnya HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk web, FTP(File Transfer Protocol) untuk perpindahan file, dan TELNET untuk terminal maya jarak jauh.

  • TCP (Transmission Control Protocol)
  • Dalam mentransmisikan data pada layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu TCP danUDP. TCP merupakan protokol yang connection-oriented yang artinya menjaga reliabilitas hubungan komunikadasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirm dan menerima segmen segmen informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan komunikasi karena melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau kesalahan kirim. Hal ini dilakukan dengan memberikan nomor urut pada setiap paket yang dikirimkan dan membutuhkan sinyal jawaban positif dari penerima berupa sinyal ACK(acknoledgment). Jika sinyal ACK ini tidak diterima pada interval pada waktu tertentu, maka data akan dikirikmkan kembali. Pada sisi penerima, nomor urut tadi berguna untuk mencegah kesalahan urutan data dan duplikasi data. TCP juga memiliki mekanisme fllow control dengan cara mencantumkan informasi dalam sinyal ACK mengenai
    batas jumlah paket data yang masih boleh ditransmisikan pada setiap segmen yang diterima dengan sukses. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan pada saat signaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu call pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data suara pada VoIP karena pada suatu komunikasi data VoIP penanganan data yang mengalami keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.

  • User Datagram Protocol (UDP)
  • UDP yang merupakan salah satu protocol utama diatas IP merupakan transport protocol yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. Header UDP hanya berisi empat field yaitu source port, destination port, length dan UDP checksum dimana fungsinya hampir sama dengan TCP, namun fasilitas checksumpada UDP bersifat opsional.UDP pada VoIP digunakan untuk mengirimkan audio stream yang dikrimkan secara terus menerus.UDP digunakan pada VoIP karena pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. (VoIP fundamental, Davidson Peters, Cisco System,163 ) Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat, maka dalam teknologi VoIP UDPmerupakan salah satu protokol penting yang digunakan sebagai header pada pengiriman data selainRTP dan IP. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat
    pengiriman data (karena tidakterdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknolgi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.

  • Internet Protocol (IP)
  • Internet Protocol didesain untuk interkoneksi sistem komunikasi komputer pada jaringan paket switched. Pada jaringan TCP/IP, sebuah komputer diidentifikasi dengan alamat IP. Tiap-tiapkomputer memiliki
    alamat IP yang unik, masing-masing berbeda satu sama lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kesalahan pada transfer data. Terakhir, protokol data akses berhubungan langsung dengan media fisik. Secara umum protokol ini bertugas untuk menangani pendeteksian kesalahan pada saat transfer data. Untuk komunikasi datanya, Internet Protokol mengimplementasikan dua fungsi dasar yaitu addressing dan fragmentasi. Salah satu hal penting dalam IP dalam pengiriman informasi adalah metode pengalamatan pengirimdan penerima. Saat ini terdapat standar pengalamatan yang sudah digunakan yaitu IPv4 denganalamat terdiri dari 32 bit. Jumlah alamat yang diciptakan dengan IPv4 diperkirakan tidak dapatmencukupi kebutuhan pengalamatan IP sehingga dalam beberapa tahun mendatang akan diimplementasikan sistim pengalamatan yang baru yaitu IPv6 yang menggunakan sistim pengalamatan 128 bit.

Cara Kerja VoIP

By penulis, May 31, 2009

Hal yang menarik tentang VoIP adalah banyaknya cara untuk melakukan panggilan. Saat ini ada 3 jenis metode yg berbeda yang paling sering digunakan untuk melakukan layalan VoIP, yaitu :

  • ATA (Analog Telephone Adaptor)
  • Cara yang paling sederhana dan paling umum adalah dengan menggunakan suatu alat yang disebut ATA. ATA memungkinkan kita untuk menghubungkan pesawat telepon biasa ke komputer atau disambungkan ke internet untuk dipakai VoIP. ATA adalah alat pengubah sinyal dari analog menjadi digital. Cara kerjanya adalah mengubah sinyal analog dari telepon dan mengubahnya menjadi data
    digital untuk di transmisikan melalui internet. Provider seperti VONAGE dan AT&T Callvantage membuat alat ATA dan memberikannya secara gratis kepada pelanggannya sebagai bagian dari service mereka. Mereka tinggal membuka ATA, memasang kabel telepon ke alat, dan VoIP sudah bisa digunakan. Beberapa jenis ATA dipaket dan dibundel beserta software tambahan yang harus diinstalkan pada komputer untuk melakukan konfigurasi ATA, tetapi pada umumnya itu hanya setting yang sangat gampang.

  • IP Phones
  • Pesawat telepon khusus ini kelihatannya sama dengan telepon biasa. Tapi selain mempunyai konektor RJ-11 standar, IP Phones juga mempunyai konektor RJ-45. IP Phones menghubungkan langsung dari
    telepon ke router, dan didalam IP Phones sudah ada semua perangkat keras maupun lunak yang sudah terpasang didalamnya yang menunjang melakukan pemanggilan IP. Tidak lama lagi, IP Phone
    nirkabel (wireless) akan tersedia, dan memungkinkan para pengguna untuk melakukan panggilan VoIP dari hotspot yang tersedia.

  • Computer-to-Computer
  • Cara ini jelas merupakan cara paling mudah untuk melakukan panggilan VoIP. Anda bahkan tidak usah membayar satu sen pun untuk melakukan panggilan SLJJ. Ada beberapa perusahaan yang menawarkan program yang harganya murah bahkan gratis yang dapat digunakan untuk melakukan panggilan VoIP. Yang harus anda sediakan hanya program (software), mikrofon, speaker, soundcard dan koneksi internet, lebih diutamakan koneksi internet yang relatif cepat seperti koneksi Kabel atau DSL. Selain biaya bulanan ISP, biasanya tidak ada lagi biaya untuk panggilan Computer-to-Computer, seberapa jauh pun jaraknya.

Titipkan Hati

By penulis, May 30, 2009

Telah ku titipkan hati
Tuk engkau jaga dalam waktu
Janji ku kan kembali
Dengan asa tuk miliki mu

Keuntungan dan Kerugian VoIP

By penulis, May 25, 2009

Keuntungan VoIP

Bertelepon menggunakan VoIP memberikan banyak keuntungan. Yang paling terlihat adalah dari segi biaya yang jelas lebih murah dari tarif telepon tradisional, karena jaringan IP bersifat global sehingga untuk hubungan internasional dapat ditekan hingga 70%. Selain itu, biaya maintenance dapat ditekan karena jaringan suara dan data terpisah, sehingga IP phone dapat ditambah, dipindah, dan diubah. Hal ini karena VoIP dapat dipasang disembarang ethernet dan IP address, tidak seperti telepon tradisional yang harus mempunyai port tersendiri di sentral atau PBX.

Kelemahan VoIP

Begitu banyaknya keuntungan yang ditawarkan oleh VoIP, tetapi masih ada kelemahan-kelemahan yang ditemukan seperti sulitnya mengirimkan fax, perlu jalur internet yang cepat ( biasanya backbone diharuskan menggunakan Fiber Optic ), dan susah untuk menentukan emergency call. Kelemahan jaringan yang menjadi musuh utama dari VoIP antara lain :

-      Delay

Jaringan yang berbasis atau dengan backbone Satellite tidak cocok untuk VoIP. Karena delay yang dimilikinya sangat besar, sehingga akan menyebabkan suara kita lama didengar oleh lawan bicara.

-      Jitter

Jitter pada intinya adalah variasi dalam delay. Hal ini terjadi karenan adanya perubahan terhadap karakteristik dari suatu sinyal sehingga menyebabkan terjadinya masalah terhadap data yang dibawa oleh sinyal tersebut.

-      Packet Loss

Packet Loss artinya hilangnya paket data yang sedang dikirimkan. Hilangnya data ini bisa disebabkan karena jitter atau karena adanya permasalahan di perangkat jaringan seperti router yang terlalu sibuk, jalur komunikasi yang terlalu padat penggunanya.

-      Keamanan

Keamanan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan dalam sebuah jaringan. Karena suara berjalan pada jaringan internet, maka tetap akan ada kemungkinan data suara tersebut disadap oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

-      Echo

Echo atau gema yang disebabkan oleh kesalahan perangkat pengirim dan penerima suara dalam mengkonversikan atau mengubah data dari suara menjadi digital atau sebaliknya. Hal ini terjadi karena adanya kesalahan faktor impedansi dalam rangkaian analog peralatan.

Dynamic Binding

By penulis, May 21, 2009

Dalam C++, dynamic binding terjadi ketika sebuah virtual function dipanggil menggunakan sebuah reference atau sebuah pointer ke sebuah base class. Faktanya, reference atau pointer tersebut mungking merujuk ke base class yang lain atau derived-class object yang merupakan inti untuk dynamic binding. Pemanggilan virtual functions dipanggil melalui sebuah reference atau pointer yang di jalankan saat program berjalan (run time). Fungsi yang dipanggil adalah salah satu fungsi yang di defenisikan oleh tipe obyek yang sebenarnya kemana reference atau pointer itu merujuk.

Dynamic binding membolehkan pengguna menulis program yang menggunakan obyek dari bermacam tipe yang ada dalam hierarki inheritance tanpa memperdulikan tipe spesifik obyek. Program yang menggunakan classes perlu untuk tidak bingung antara fungsi yang didefenisikan pada base class ataupun pada derived class-nya.

Bayangkan sebuah hirarki class yang disebut Shape berfungsi sebagai dasar untuk kelas lainnya kelas (Triangle dan Square):

class Shape
{
public:
void virtual Draw() {} //dummy implementation
//..
};
class Square
{
public:
void Draw(); //overriding Shape::Draw
}
class Triangle
{
public:
void Draw(); //overriding Shape::Draw
}

Draw () adalah sebuah fungsi virtual dalam Shape. Fungsi Draw() dideklarasikan secara virtual dalam base class untuk mengaktifkan derived class untuk mengabaikan dan menyediakan implementasi sendiri. Keindahan dalam polymorphism adalah sebuah pointer atau referensi ke Shape sebenarnya boleh mengarah ke obyek dari Square atau Triangle:

void func(const Shape* s)
{
s->Draw()
}
int main()
{
Shape *p1= new Triangle;
Shape *p2 = new Square;
func(p1);
func(p2);
}

C++ membedakan antara statis dan dinamis obyek. Jenis statis ditentukan pada waktu kompilasi. Ini adalah jenis yang ditetapkan dalam Deklarasi. Sebagai contoh, kedua jenis statis p1 dan p2 adalah “Shape *”. Namun, jenis dinamis ini pointer ditentukan oleh jenis objek yang mereka rujuk: “Triangle *” dan “Square *”, masing-masing. Ketika func () memanggil fungsi anggota Draw () , C++ resolve yang dinamis jenis s dan memastikan bahwa sesuai versi Draw () adalah invoked. Perhatikan bagaimana kuat dinamis mengikat : Anda dapat berasal dari kelas-kelas tambahan yang akan melakukan override kepada fungsi Draw () bahkan setelah func () dikompilasi. Ketika func () invokes Draw () , C++ masih akan menyelesaikan panggilan dinamis sesuai dengan jenis s.