Archive for March, 2009

Ingat Perhentian Terakhir mu

By penulis, March 24, 2009

tiada suatu hal yang perlu di khawatirkan di dunia ini
berpikirlah tentang dunia lain yang akan engkau tuju nanti
saat nafas terakhir terlepas dari tubuh
tinggalkan semua yang ada di dunia fana ini
mulai lah isi hari dengan indahnya taqwa
tiap langkah selalu sebut nama NYA
lihat lah sekitar mu saat menapaki wajah bumi
agar engkau bersyukur atas semua yang engkau miliki
yang akan ditinggal saat menuju perhentian terakhir

Ketergantungan Data | Organisasi Komputer

By penulis, March 18, 2009

Data dependensi

Data dependensi adalah situasi dimana sebuah pernyataan program (instruksi) merujuk kepada data dari pernyataan sebelumnya. Ada 3 jenis data dependensi :

  • Read after Write (RAW) atau True dependency : sebuah operand dimodifikasi dan dibaca langsung setelah itu. Karena instruksi pertama mungkin belum selesai ditulis ke dalam operand, instruksi ke 2 mungkin menggunakan data yang salah.
  • Write after Read (WAR) atau Anti dependency : membaca sebuah operand dan langsung menulisnya ke operand yang sama. Karena proses menulisnya mungkin belum selesai sebelum proses baca, instruksi baca mungkin mendapatkan nilai yang salah untuk dituliskan.
  • Write after Write (WAW) atau Output dependency : dua instruksi yang menulis ke operand yang sama dalam 1 siklus. Instruksi yang masuk pertama kali mungkin selesai kedua, meninggalkan operand dengan nilai data yang salah.

Set Associative Mapping

By penulis, March 16, 2009

Set-Associative Mapping

- cache dibagi kedalam beberapa jumlah set
- tiap set memiliki beberapa jumlah block

block main memory dipetakan ke dalam set di cache dengan rumus

s = i mod S

S = jumlah set yang diinginkan ada di cache
i = jumlah block main memory

s = jumlah set yang ada berdasarkan i

prosesor meminta data ke cache dengan format
———————————————————
Tag            |                                      set                                         | word

———————————————————

- Set digunakan untuk memberikan identitas unik ke set yang di cache yang menampung block yang diminta oleh prosesor.
- Tag digunakan untuk memberikan identitas unik dari block yang diminta berdasarkan set yang ditentukan.
- Word digunakan untuk memberikan identitas pada elemen (word) dalam block yang diminta oleh prosesor.

Untuk mencari nilai field

Word = log2 B, B adalah ukuran blok dalam satuan word
Set = log2 S, S adalah jumlah set dalam cache

Catatan :
Harus diingat, total jumlah bit yang dihitung berdasarkan 3 rumus diatas harus di tambah ke dalam panjang alamat main memory. Bisa digunakan untuk mengecek kesalahan dalam perhitungan kita.

Intinya di sini!!!!
Contoh soal :
Hitung 3 paramater ( word, set, dan tag ) untuk system memori dengan spesifikasi :
- ukuran main memory = 128 MB
- ukuran dari cache = 256 KB
- ukuran block cache = 16 B
diasumsikan menggunakan set-associative mapping dengan 4 block per set nya.
S =
- word = log¬¬2 B = log¬¬2 16 = log¬¬2 24 = 4 bits

- set = log¬¬2 64K = 16 bits
- tag = 28 – ( 4 + 16 ) = 8 bit
- bit untuk ram = log2 128MB = 28 bit

Berdasarkan data di atas, sekarang membuat ilustrasi dalam memory.

- Gunakan set ( 16 bits ) untuk menentukan ( secara langsung ) ke set yang di tuju ( salah satu dari 32 set yang ada ).

Main memory address
Tag        Set           Word

8          16              4

set associative Set Associative Mapping
- Gunakan tag untuk mencocokkan block yang diminta dengan block yang ada di cache sesuai dengan set yang sudah dipilih. Jika ada tag yang sama, berarti cache hit, sebaliknya cache miss.

- Dari 16 word ( element ) yang ada di cache block yang hit, word yang diminta dipilih berdasarkan selector yang dibantu oleh word field.

Rasa dalam Hati

By penulis, March 14, 2009

Tidaklah ada yang salah untuk rasa
Rasa yang tumbuh dalam lubuk hati
Hati kecil kuasai seluruh alam pikiran
Pikiran yang tak pernah jauh darimu
Darimu ku tak inginkan suara tangis
Tangis sedih harapkan denganmu bertemu
Bertemu segera tuk curahkan semua
Semua rasa yang tertahan selama ini

Selamat Tinggal Hidup

By penulis, March 12, 2009

Ku terbaring tak berdaya
Coba gerakkan tubuh tak bergeming
Terasa gelap sunyi sekitar ku
Coba buka mata, terpejam sudah
Hitam, hitam, dan hitam semua
Tatkala sepi terlalu kuat rangkul ku
Coba dengarkan suara yang biasa dulu
Tapi lebih sepi dari tidur malamku
Teriak, kucoba bersuara ke dunia
Agar semua perhatikan ku
Ternyata tertutup rapat sudah mulut ku
Karna ku terbaring tak berdaya
Dalam ruang sempit hanya untuk ku
Sendiri, sendiri, dan sendirian saja
Kini ku telah mati tinggalkan dunia
Karena tubuh telah terkujur kaku
Dalam rumah kecilku, kuburan abadi ku