Nikmat terasa saat tutupkan mata
Walau gelap terlihat senyum terukir
Rasakan dunia lain diseberang sana
Seluruh tubuh perlahan ikut berlari
Lepaskan semua beban terasa penuhi
Teriakkan rasa sakit
Tuk kurangi kegelisahan jiwa raga
Nikmat terasa saat tutupkan mata
Walau gelap terlihat senyum terukir
Rasakan dunia lain diseberang sana
Seluruh tubuh perlahan ikut berlari
Lepaskan semua beban terasa penuhi
Teriakkan rasa sakit
Tuk kurangi kegelisahan jiwa raga
Lingkaran cahaya indah sekitar mentari
Buat mata terpana tuk pandangi
Walau pun itu hanyalah ilusi
Tapi senang nian dalam hati
Pelangi……cincin indah di langit
Engkau muncul saat hujan reda
Berikan senyuman di wajah kecil
Karna bisa kembali tuk bermain
Pelangi indah yang tak terjamah
Ingin ku sentuh walau tuk sejenak
Ku tertidur lelap sore itu
Ditemani suara hujan begitu merdunya
Tambah jauh ku berlari dalam bawah sadarku
Tinggalkan dunia nyata yang kejam
Meski demikian adanya
Wajah itu selalu hadir saat ku berhenti
Berhenti dari lari mimpi-mimpiku
Ajak ku tuk kembali buka mata
Karena dia…..hanya karena dia
Ku kembali hadapi dunia nyata
Agar ku bisa bersanding dengannya
Tuk jalani hidup dengan indah
Salah kah aku
Yang terlalu mencintai mu
Ego kah aku,
Tidak bisa mengerti mau mu
Semua t’lah aku lakukan,
Agar bahagia temani mu
Desir suara air begitu indah
Hanyutkan angan menuju muara
Bawa semua pinta menuju laut
Agar dunia mendengarkan inginku
Satu per satu hasratku berhanyutan
Cari akan tempat labuhannya
Meski rintangan selalu menyapa
Di tengah luasnya laut indah nan ganas