Archive for May, 2008

Salah kah Aku

By penulis, May 25, 2008

Benarkah aku yang salah
Atas semua yang telah terjadi
Diantara kita berdua
Kian lama kian jauh seperti ini

Kuterima semua keputusan darimu
Kuturuti segala permintaan darimu
Agar kita kembali dekat lagi
Seperti dulu kala

Sekarang engkau telah memutuskan
Tuk menjauh dari pelukanku
Tinggalkan semua kenangan kita
Tanpa alasan yang belum pasti

Meski begitu, kuterima saja semua
Biar hati dan pikirannya merasa tenang
Setelah lepas dari rangkulan tubuhku

Dimanakah

By penulis, May 25, 2008

Selembut salju putih kau menyapa
Buat hati resah ditemani gelisah
Bibir manis tergerak ucapkan sapa
Terjaga telinga tuk mendengar
Lirikan mata ayu ke arah jiwa
Berikan semangat dalam raga

Gundah dan galau hantui ku
Cemas datang hati direngkuhnya
Wahai cinta yang tlah lalu
Akankah kau kembali pada ku

Kisah yang terombang-ambing
Di luas samudera biru
Menepi tanpa tahu pedoman
Berlayar tiada arah tujuan pasti

Haruskah ku terus begini
Berlayar tanpa kehadiran nakhoda
Hanya pasrah sang bayu bawa ku pergi
Tuntun arah tujuan kosong ku

Tolonglah ku wahai sang bayu
Cari dan tuntunlah ku tuk berlabuh
Di hati yang selalu ku dambakan
Dipelukan penuh kasih dan sayang

Ku Terluka oleh Mu

By penulis, May 25, 2008

Hati menjerit saat mata melihat
Dirimu yang berlalu dihadapan ku
Berlalu tanpa menyapa ku sepatah kata
Seakan-akan engkau tidak melihat
Ku yang memperhatikan jejak langkahmu

Ingin rasanya ku alihkan pandangan
Yang melihatmu bersama dirinya
Ingin rasanya ku lari dari tempat berdiri
Tuk lupakan semua yang terjadi

Hancur lebur hati ku seketika
Bersisa pun tiada lagi
Cahaya hidup ikut padam
Tinggalkan aku di dalam kegelapan
Tiada lagi penuntun jalan ku

Tubuh tersentak tiba-tiba
Ingin rasanya nafas berhenti
Biar jiwa tenang dalam diam
Tanpa rasa kecewa yang dalam
Karena perbuatan dirimu

Memang aku bersalah padamu
Tidak pernah memperhatikanmu
Tapi harus beginikah balasannya
Atas semua semua kesalahanku
Maaf, maafkanlah ku
Atas semua kesalahan ku

Imanku Pada-NYA

By penulis, May 25, 2008

Kulari tak tentu arahnya kemana
Mencari indahnya duhai engkau lentera
Berdiam di dalam gelap gulita
Menunggu dian berlalu dari hadapan
Gema suara melantun merdu di pagi hari
Bawaku tiba pada-Nya

Lamaku nanti akan hadirmu
Tuntun sua dengan-Nya
Kepala tertunduk malu
Saat ku menemui-Mu
Masih adakah artiku ini
Secuil kecil dihadapan-Mu
Kusujud mohonkan pinta
Ampunan dosa ku dari-Mu

Karena sadar ku tahu
Welas asih hanyalah milik-Mu
Saat ingat ku hadir
Penyayang sifat-Mu abadi
Hadirkan keberanian jiwa
Harapkan kehadirat-Mu

Sebagai manusia, aku mempercayai akan adanya Allah SWT. Aku mencoba tuk menuliskan rasa dihatiku yang yakin akan kebesaran-NYA dan segala kuasa-NYA.

Teringat Masa Lalu

By penulis, May 25, 2008

Ku terbangun di tengah malam yang sunyi
Tersentak seketika saat coba tuk raih kembali
Semua kenangan yang datangi ku dalam mimpi
Walau pun hal itu tak ingin ku ingat lagi
Agar hidup ku sanggup tuk jalani

Tarik nafas ku harap tenangkan jiwa
Coba rengguh jantung ku yang berdetak liar
Suarakan pinta lama dalam hati kecil
Bangun kembali dari pusara terdalam
Akhir dari semua asa yang tak tercapai

Suara malam bergegas tuk hampiri
Berusaha sadarkan pikiran kacau di benak ku
Kuatkan jiwa hadapi gejolak hidup
Tatkala semuanya memang sudah tiada lagi
Hanyalah kenangan lalu coba datang kembali